Perceraian di Kalangan Artis


Pernikahan Anang dengan Krisdayanti, salah satu diva yang dimiliki Indonesia, akhirnya berada di ambang perceraian. Anang merasa dikhianati oleh sang istri yang dituding bermain mata dengan seorang pengusaha dari Timor Leste, Raul Lemmos. Perceraian pasangan artis tersebut hanyalah salah satu dari sekian banyak perceraian yang terjadi di kalangan artis. Hal itu memang cerita klasik yang sering diekspos media massa, terutama acara infotainment.

Rentannya perceraian di kalangan artis sebenarnya bisa diduga dari awal. Gaya hidup merupakan salah satu faktor yang paling berperan dalam menyebabkan karamnya bahtera para artis. Betapa tidak, gaya hidup glamour yang berbiaya tinggi tentu tidak mudah untuk dijalani. Saat penghasilan dari dunia artis berkurang, sementara tuntutan gaya hidup artis tetap tinggi, tak pelak rumah tangga pun jadi terguncang.

Meski tak semua artis menjalaninya, gaya hidup glamour juga cenderung bersifat permisif. Kecemburuan adalah sesuatu yang tabu dalam dunia artis. Adalah lumrah seorang artis bercengkerama antara sesama artis bahkan dengan cara yang mesra. Cium kanan cium kiri adalah sesuatu yang tak boleh dicemburui. Pada gilirannya, lama kelamaan hal ini saja akan menimbulkan luka menganga di dalam hati sang pasangan artis. Bagaimanapun, hati manusia tak bisa dipungkiri. Sekecil apapun, terdapat rasa cemburu saat pasangannya bersikap mesra dengan orang lain.

Gaya hidup permisif tersebut pada akhirnya menjadi pintu masuk yang terbuka lebar untuk terjadinya perselingkuhan. Apalagi jika di dalam rumah tangganya sendiri, sang pasangan tak mampu memenuhi gaya hidupnya yang glamour. Saat terjadi perselingkuhan, perceraian pun menjadi solusi yang menyakitkan dan mengorbankan banyak pihak, termasuk anak-anak. Bahkan dalam beberapa kasus, anak-anak menjadi rebutan dari orang tua dalam menjalankan hak asuh.

Popularitas dan kelebihan materi juga menimbulkan rasa percaya diri yang tinggi dalam diri artis. Kepercayaan diri yang berlebihan juga akhirnya menimbulkan egoisme yang tinggi. Sang artis kurang senang jika gaya hidupnya diatur oleh pasangannya, terutama pasangan yang bukan sesama artis. Apalagi jika penghasilannya lebih besar daripada pasangannya sendiri yang bukan artis. Tak ayal ini, hal ini hanya akan menjadi api dalam sekam. Pada saatnya, perceraian pun tak terhindarkan.

Meski sering terjadi perceraian, para artis juga terkadang seolah tak mau belajar dari pengalaman. Usai bercerai, mereka kembali mencari pasangan yang jauh dari kriteria ideal. Saat kembali menikah, alih-alih bisa menjalani rumah tangga harmonis, mereka kembali dihantam badai perceraian.

Seorang artis penyanyi yang juga kerabat dari Krisdayanti mungkin bisa dijadikan contoh. Pertama kali, ia menikah dengan seorang lelaki yang tidak jelas pekerjaannya. Orang tuanya pun tidak menyetujui. Selang beberapa bulan pernikahan, belang sang lelaki ketahuan. Lelaki yang tak jelas pekerjaannya itu berusaha memeras si artis dengan mengancam akan menyebarkan video hubungan intim mereka berdua. Akhirnya, pernikahan mereka pun berujung perceraian.

Kedua kalinya, si artis menikah dengan lelaki duda, mantan suami seorang penyanyi era tahun 80-an. Lelaki itu tidak seagama dengan si artis. Saat menikahi si artis, memang sang suami sedang berada di masa-masa jaya. Bisnisnya berjalan lancar. Seiring berjalan waktu, bisnisnya hancur dan ia berurusan dengan pihak berwajib bahkan pernah masuk penjara. Saat keadaan ekonomi keluarga mereka kian memburuk, masalah demi masalah pun muncul. Perbedaan agama yang selama ini ditutupi, akhirnya menyeruak ke permukaan. Akhirnya, perceraian pun menjadi keputusan akhir mereka berdua dalam mengatasi kemelut rumah tangga.

Kini setelah dua kali mengalami kegagalan dalam pernikahan, sang artis tak jua mencari lelaki yang betul-betul sesuai dengan dirinya. Ia justru menjalin hubungan kasih dengan seorang artis muda yang umurnya jauh di bawahnya. Perbedaan umur yang terlalu mencolok sangat mungkin menjadi batu sandungan dalam rumah tangga. Hal itu karena cara berpikir dan bertindak pada orang yang muda dan tua tentu berbeda. Apalagi jika yang lebih muda adalah pasangan lelaki dengan jarak perbedaan usia yang sangat jauh.

Bagaimanapun, artis juga manusia biasa. Mereka juga bisa terjebak dalam kemelut rumah tangga sebagaimana orang biasa. Namun artis adalah sosok public figure yang tingkah polahnya disorot masyarakat luas. Ia memiliki penggemar yang bisa meneladani apa yang ia lakukan. Seorang artis yang memiliki paras menarik dan kelebihan finansial tentu berbeda dengan seorang wanita desa yang berparas biasa-biasa saja. Dengan kelebihan finansial, popularitas, dan penampilan, artis memang rentan terjerumus dalam hal-hal yang bisa membahayakan rumah tangganya, seperti perselingkuhan.

Perceraian memang akan mudah terjadi jika kedua belah pihak, suami dan istri, tak memiliki jiwa besar untuk menerima kekurangan atau memaafkan kesalahan masing-masing pasangannya. Jika egoisme yang menjadi panglima di hati masing-masing, tak ayal perceraian hanyalah bom waktu yang siap meledak kapan saja. Langgengnya rumah tangga juga ditentukan oleh seberapa kuat seseorang mengatasi masalah demi masalah yang datang, baik dalam suka maupun duka, baik saat jaya maupun saat terhina. Jodoh bukanlah sesuatu yang taken for granted dari Tuhan. Namun, jodoh juga merupakan upaya keras dari pasangan suami istri untuk mempertahankan rumah tangganya.

28 Tanggapan

  1. Sperti yang bapak sudah sebutkan, gaya hidup hedonis-permisif meruyak terlalu dalam hingga tidak belajar dari kesalahan?
    Yang dikejar adalah kesenangan saat ini, kesenangan sekaran, detik ini saja. Tanpa memandang jauh kedepan.

    Riak dalam rumah tangga pasti akan selalu ada, lha due kepala je, namun lagi2 sperti yg bapak bilang,dibutuhkan jiwa besar untuk (terus) saling belajar memahami,

    artis oh artiiiiiis….

    Saat kesenangan sesaat itu tiba, manusia memang sering lupa konsekuensi dan resiko selanjutnya. Dan dunia artis memang dunia yang penuh dengan upaya pencitraan. Realitas sesungguhnya justru seringkali menyakitkan.

  2. Celakanya, tayangan-tayangan infotainment yang mengabarkan perceraian artis-artis itu ditonton oleh keluarga-keluarga se -nusantara, Pak. Ibarat tren berpakaian, perceraian pun sepertinya jadi tren yang sadar atau tidak ikut menyeret kalangan awam untuk melakoninya. Sepertinya saat ini bercerai adalah sesuatu yang biasa. Padahal itu adalah tindakan halal yang sangat tidak disukai Allah SWT.

    Tulisan yang menggugah, Pak.. Seperti biasa😀

    Celakanya pula, acara-acara infotainment itu memiliki rating tinggi. Kita seperti diajak bermimpi untuk jadi artis.

  3. bagimanapun juga perempuanlah yang menjadi korban.. huh

    Saat terjadi perceraian, yang jadi korban tak hanya si perempuan, tapi juga si lelaki, dan terutama anak-anak.

  4. Makanya pak, saya selalu kagum dengan pasangan artis yang benar-benar mampu bertahan dan selalu harmonis sampai akhir, meskipun sulit bukan main, dan tidak bisa lepas dari gossip.

    EM

    Salah satu yang juga saya kagumi adalah pernikahan mendiang Sophan Sopian dengan Widyawati. Betul-betul potret pernikahan harmonis antara sesama artis hingga akhir hayat.

  5. rasanya tulisan pak racheedus sudah memaparkan dengan detil. dan saya sangat sepakat dengan komentar mas soyjoy diatas itu. blow-up media sepertinya membuat semua itu menjadi nampak lumrah dan wajar, dan mengesampingkan faktor-faktor penyebabnya. sebagaimana kata cak nun, media kita memang masih belum bisa membedakan mana yang lebih penting: apakah nurani, akal, ataukah kelamin (nafsu).😦
    merasa beruntung saya tak menikah dengan artis. *lhoh?!?*

    Media massa kita mungkin memang lebih mementingkan rating atau tiras daripada tujuan edukasi.

    Kalo artis semacam Astri Ivo, tetep nggak mau, Pakacil?

  6. Allah sangat membenci perceraian karena dengan perceraian manusia telah mengubah hukum yang tadinya halal menjadi haram, yang tadinya berpahala jika dilakukan dalam ikatan pernikahan menjadi dosa ketika sudah terjadi perceraian…dan semoga kita tidak termasuk orang yang menggampang2kan perkara ini karena banyak konsekuensi besar yang mengiringi setiap keputusan besar.

    Banyak konsekuensi besar di balik keputusan besar. Tepat sekali, Mas Hanif. Perceraian adalah keputusan besar yang menimbulkan konsekuensi besar.

  7. mungkin karena artis punya banyak penggemar jadi seolah-olah selalu punya banyak ‘pilihan’ diluar.JAdi kalo pasangannya bermasalah mereka cenderung ndak bertahan,

    “toh masih banyak yang mau sama saya” mungkin begitu pikiran mereka

    Dan para penggemar itu tidak hanya dari kalangan biasa, tapi juga bisa sesama artis, pengusaha, atau pejabat.

  8. KD : Standart Bahagia saya telah berubah, Jadi saya cerai.

    ini baru alasan yg bagus hehehehhe jujur dan blak2an . hhehehehe.

    jadi standart bahagai itu bagaimana pak rasyid ?

    Standar bahagia itu dalam hati, dengan merasa cukup dan mensyukuri apa yang diberi Sang Khaliq. Kaya dan berkuasa bukan jaminan bahagia. Miskin dan rakyat jelata tak selalu menderita. Keinginan manusia tak ada batasnya. Jika tidak dikendalikan dengan rasa cukup dan syukur, keinginan manusia akan merampas kebahagiaan itu sendiri.

  9. duh kenapa yah kalau soal perceraian blue jadi sensi banget………jadi diam saja ya bang…………..sesak rasanya
    salam hangat selalu
    post yang sanngat omfrof banget bang
    dan blue senang membacanya

    Maafkan saya, Blue, jika membuat sesak dan jadi sensi. Perceraian memang menyakitkan. Makanya, dibenci oleh-Nya. Yang lebih penting, dengan posting ini, saya sedang belajar memaknai hidup dan menasehati diri sendiri.

  10. mas rashid, perceraian sudah menjadi gaya hidup di kalangan selebritis. jadi maklum saja bila banyak di antara artis yang pernikahannya tidak langgeng. mestinya mas rashid nih yang jadi tuan kadi pernikahan para selebritis. hehe…

    Walah, kok jadi saya, sih?! Kalo emang sudah jadi gaya hidup, susah juga. Meski saya yang jadi petugasnya saat menikahkan, kemungkinan besar tetap aja mereka cerai juga. Lagian siapa juga selebriti yang mau menikah di kampung tempat saya yang terpencil?

  11. Makanya pernikahan menjadi sesuatu yang sangat menakutkan kalau begini … ketika cerai menjadi jalan keluar, kira kira cinta yang mereka pamerkan diawal pernikahan kemana ya kang?🙂

    Memang pernikahan jadi menakutkan jika yang dilihat hanya kasus-kasus pernikahan gagal. Menikah juga berarti melepaskan egoisme masing-masing pasangan. Jika tidak, pernikahan hanya akan menjadi monster yang menakutkan. Penjara yang menyesakkan dada. Jadi, terpulang kepada diri sendiri: pernikahan mau dibawa ke mana, bahagia atau sengsara.

    Saat perceraian itu terjadi, kemesraan cinta yang ditampilkan oleh para artis saat sebelum atau di awal menikah, mungkin hanya sekedar kosmetika kehidupan yang menutupi sikap dan perilaku mereka sebenarnya dalam rumah tangga.

  12. Merebaknya perceraian bukan hanya di kalangan artis, di kalangan ‘rakyat biasa’ pun fenomena pasangan bercerai akan sangat banyak kita temui. Ini bisa juga muncul sebagai dampak negatif dari perkembangan zaman yang memungkinkan kita melihat dunia secara lebih cepat dan terbuka, komunikasi menjadi tak terbatas dan tidak ada lagi sekat-sekat yang menghalangi kita dalam menerima informasi sehingga fenomena cerai yang dulu tergolong tidak banyak sekarang seperti menjadi sebuah tren. Dan bahkan dengan alasan yang mungkin tergolong ‘sepele’ bisa menjadi penyebab perceraian.

    Semoga Allah Swt. melindungi dan menjaga kita dari dampak negatif perkembangan zaman.

    Setiap zaman memang mempunyai tantangannya masing-masing. Saat ini, keterbukaan informasi adalah salah satu tantangan yang cukup berat. Atas nama keterbukaan informasi dan modernitas, para wanita pun banyak yang menggugat cerai suaminya. Tak heran, jumlah perceraian yang ditangani Pengadilan Agama justru lebih banyak berasal dari gugatan cerai pihak perempuan.

  13. bagi artis apapun menjadi lebih berguna. saat mereka pacaran, nikah, terkena kasus, cerai, itu adalah energi publisitas.
    dan infotainment menempatkan perceraian sebagai gosip premium..

    Hal itu menjadi cara publikasi diri yang kurang elegan. Mestinya, yang dipublikasikan adalah karyanya, bukan kasus pribadi yang tidak menarik.

  14. Kok jadi menyoal gossip ya mas😉

    Bukan bermaksud ikut-ikutan bergosip ria sebenarnya. Tapi hendak berkaca dari kasus-kasus perceraian di kalangan artis yang sudah diketahui publik. Semoga bisa diambil hikmahnya dari kasus-kasus mereka.

  15. betul sekali, mas rache. maraknya kawin-cerai di kalangan artis bisa jadi disebabkan gaya hidup mereka yang suka glamor dan hedonis. bahkan, mungkin mereka juga tidak pernah bisa bersyukur, sehingga konflik rumah tangga sedikit saja bisa berujung ke perceraian. kenapa mereka kok gagal mengikuti jejak muchsin-titiek sandhora, yak?

    Gaya hidup artis tampaknya memang berat. Bisa meninabobokan. Makanya, tak banyak artis yang pernikahannya langgeng. Pada kebanyakan kasus pernikahan yang langgeng antara sesama artis, justru ketika mereka menarik diri atau mengurangi aktifitas dari dunia keartisan mereka.

  16. Kelak…kalo Bendol dah dapat jodoh, semoga gak terjadi perceraian…
    Amin
    hehe…
    Makasih bang….

    Makanya cari jodohnya yang serius, ya Ndol. Cari yang takut pada-Nya tapi tidak menakutkan untuk kita. Yang punya rasa malu tapi juga tidak bikin malu. Selalu terbuka hatinya untuk kebaikan tapi tertutup auratnya untuk menghindari keburukan.

  17. Jadi ngak usah niru kan

    Betul, nggak usah ditiru.

  18. jadi teringat bagaimana artis anang-krisdayanti merayakan pernikahannya yang kesepuluh. sepertinya mewah mesra, janji-janji akan sehidup semati seaakan dipercaya bakal terjadi.

    Ah, janji tinggalah janji.
    Begitu juga dengan artis lainnya, menyedihkan.😦

    Selebrasi nan mewah mungkin bagian dari gaya hidup para artis. Padahal mungkin saja hal itu hanya menutupi keadaan sebenarnya dari rumah tangga mereka.

  19. Mempertahankan pernikahan adalah suatu hal yang tidak mudah. Memang ada pernikahan sebagian orang yang seumur hidup adem ayem saja, tapi lebih banyak lagi yang membutuhkan perjuangan untuk bisa terus berjalan dengan selamat. Makanya, saya memberikan salut yang setinggi-tingginya kepada pasangan yang sukses menjalani pernikahan hingga akhir hidup mereka, Semoga kita pun mampu membangun pernikahan kita bukan saja menjadi pernikahan yang langgeng, tetapi juga bahagia …

    Menurut saya, semua pernikahan pasti ada riak-riak cobaan, tak ada yang adem ayam sepanjang pernikahan. Mempertahankan pernikahan memang perlu perjuangan keras.

  20. Komunikasi yg jujur adalah vital untuk merawat sebuah pernikahan. Dari komunikasi antar suami – istri tentu memerlukan ketulusan untuk saling memberi dan menerima segala kekurangan, dengan kesadaran bahwa ketika pertama kali suami – istri jatuh cinta adalah bagaimana cinta itu selalu terpelihara dengan baik, dan menjadikan pondasi iman & pengharapan ketika Tuhan sudah mempersatukan.

    Salam kenal bung racheedus,

    Seringkali komunikasi yang jujur jadi macet karena gengsi dan harga diri. Inilah yang kelak jadi pintu masuk terjadi perceraian.

    Salam kenal juga, Bung Pambudi.

  21. karena mereka bagian dan korban dari industri liberalisasi

    Tampaknya, liberalisasi memang roda gila yang melindas banyak korban.

  22. Bisa jadi itu juga merupakan salah satu cara untuk mendongkrak popularitas, walaupun harus mengorbankan keluarga. Tentu saja yang seperti sangat disayangkan bukan?

    Popularitas memang salah satu modal bagi artis. Semakin populer, semakin tinggi nilai jualnya. Meski harus mengorbankan banyak hal.

  23. Semoga gaya hidup artis yang kawin cerai itu tidak menjadi panutan bagi masyarakat kita ya Om, coz sepertinya di infotaiment selalu bahas itu. Perkawinan seperti dibuat mainan saja…

    Ya, semoga tidak jadi panutan, Desya. Perkawinan bukan untuk dipermainkan.

  24. aku salut sama widowati dan sofyan dua arti yang berumur perkawinannya mereka sangat amat langgeng dan hanya bisa di pisahkan dengan maut.

    susah kalo suda populer😀

    Saya juga salut sama pasangan artis itu. Mestinya para artis muda belajar dari mereka.

  25. maka dari itulah saya gak mau jadi artis *sok kepedan* hi hi hi

    Nggak apa-apa sih jadi artis, Bang Zul. Tinggal bagaimana kitanya juga. Mungkin Bang Zul bisa jadi artis untuk film iklan obat nyamuk. He..he…

  26. perceraiana bisa terjadi pada siapa sahaja dan banyak variable penyebabnya tapi fenomenanya lebih banyak org pasangan siapapun yg bisa langgeng mejaga keutuhan hidup keluarganya, jadi nurutku fenomenanya faktor dominan kehidupan yg penuh kekayaan kesenangan duniawi dan keglamouran materi di kalangan keluarga para artis adalah yg menjadi penyebabkan terjadinya KAWIN CERAI,

  27. kita haruz bersatu

  28. kita haruz bersatu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: