Zubiru Jalloh, Sopir Taksi Budiman

Zubiru Jalloh

Kejujuran adalah sesuatu yang mahal di zaman modern ini saat orang cenderung sangat individualistis dan materialistis. Ketika kejujuran masih dijunjung tinggi oleh seseorang, ia pun jadi seolah orang yang aneh dan asing. Kejujuran itulah yang membuat Zubiru Jallloh menjadi pusat perhatian di Amerika beberapa hari yang lalu.

Cerita berawal saat beberapa menit setelah turun dari taksi untuk mempersiapkan perjalanan menuju Maryland, John James tersadar bahwa ia terlupa atas sesuatu. Saudara kembar dari Presiden National Arts Club, Aldon James, itu ternyata ketinggalan tasnya yang berisi perhiasan senilai 75.000 dolar dan uang tunai sebesar 200 dolar. Total nilai barang itu berarti 75.200 dolar yang jika dikonversikan ke rupiah sekitar 714 juta rupiah!

Ternyata sang pengemudi taksi itu adalah Zubiru Jalloh (42), yang tinggal di Crown Heights, Brooklyn, New York. Jalloh lalu memberitahukan kepada pihak berwajib tentang barang yang ia temukan di jok belakang taksinya pada Minggu (13/2). Akhirnya, James pun menemukan kembali barang miliknya yang sangat berharga itu. Baca lebih lanjut

Iklan

Sekolah Pernikahan bagi Para Pencari Jodoh

TOKYO – Dalam rangka mencari pasangan idaman, puluhan orang Jepang mengikuti sekolah perkawinan yang baru-baru ini diluncurkan di Tokyo. Seperti diberitakan reuters.com, Sekolah tersebut bertujuan membekali para siswanya agar mudah mendapatkan jodoh dan berhasil membina perkawinan.

Infini merupakan sekolah yang menawarkan berbagai kelas untuk para calon pengantin laki-laki dan perempuan. Saat ini, di Jepang memang banyak orang menganggap lembaga perkawinan bukan sesuatu hal yang penting. Kalaupun toh terikat dalam pernikahan, mereka kesulitan dalam membina hubungan dengan pasangannya masing-masing. Baca lebih lanjut

Menyumbang Korban Gempa Haiti dengan Tari Telanjang

Gempa di Haiti yang menelan ribuan korban jiwa, ternyata mengetuk hati pengelola sebuah klub telanjang di Ohio, Amerika. Klub pun melakukan penggalangan dana yang “unik”, yaitu menggelar petunjukan tari telanjang live dan eksklusif. Hasil dari pertunjukan itu lantas disumbangkan untuk membantu korban gempa di Haiti.

Marylin’s on Monroe, sebuah klub tari telanjang (striptease) yang terletak di kota Toledo, Negara Bagian Ohio, Amerika Serikat, berhasil mengumpulkan dana sebesar 1.000 dollar. Jika kurs dollar atas rupiah sebesar 9.000 rupiah, berarti jumlah sumbangan itu sama dengan 9 juta rupiah. Meski tidak terlalu besar, jumlah tersebut tentu berharga bagi para korban gempa yang sangat membutuhkan. Baca lebih lanjut

Aliran Surga Adn, Cara Pintas Menikmati Kebebasan Seks dan Memperoleh Kekayaan

Menjadi kaya raya dan bisa menikmati kebebasan seksual mungkin menjadi obsesi Ahmad Tantowi. Untuk mewujudkan obsesi tersebut, ia pun mendirikan sebuah aliran yang diberi nama Surga Adn. Tantowi berhasil merekrut para pengikut setia, dan kebanyakan perempuan. Para perempuan tersebut dengan bebas ia bisa gauli. Para pengikutnya juga diharuskan untuk membayar sejumlah uang sebagai infak setiap bulannya. Tak ayal, Tantowi pun kaya raya dengan dikelilingi banyak perempuan yang siap melayaninya.

Sejak November tahun silam, aliran ini sudah diberitakan berbagai media massa sebagai aliran sesat. Pihak terkait, termasuk MUI Kab. Cirebon dan Departemen Agama Kab. Cirebon, juga sudah menerima laporan tersebut dari masyarakat. Selanjutnya, kedua institusi tersebut juga telah membentuk tim untuk memverifikasi aliran tersebut. Dari hasil verifikasi tersebut, Ketua MUI Kab. Cirebon, K.H. Ja’far Aqil Siraj, menyatakan kalau aliran tersebut adalah sesat. Baca lebih lanjut

Main Poker, Asisten Pastor Menang 100.000 Dollar

Andrew Trapp

Columbia, South Carolina – Seorang imam gereja Katolik asal Carolina Selatan, Amerika Serikat, baru saja memenangkan hadiah sebesar $ 100.000 dalam sebuah turnamen poker yang disiarkan televisi sekitar seminggu silam. Namun ia kalah dalam memperebutkan hadiah utama sebesar 1 juta dolar. Jika, kurs 1 dolar sama dengan Rp. 9.000, berarti sang pendeta mengantongi uang sebesar 900 juta rupiah! Sang pendeta berharap keikutsertaannya dalam turnamen tersebut memberi para pemirsa kesan fun dalam pandangan mereka terhadap dunia kepastoran.

Andrew Trapp mengatakan, ia mengikut turnamen poker online bertajuk Million Dollar Challenge (Tantangan 1 Juta Dolar) yang diselenggarakan situs PokerStars.net. Sang imam ingin membantu penggalangan dana sebesar 5,5 juta dolar untuk pembangunan sebuah gedung baru Gereja Katolik Santo Michael. Dia ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa imam gereja juga manusia biasa.

“Paling tidak, meskipun misalnya saya tidak memenangkan hadiah uang seperak pun, saya berharap hal itu akan membantu orang untuk melihat bahwa para imam gereja bisa bersenang-senang sebagaimana orang lain biasa. Mudah-mudahan masyarakat mendapatkan kesan yang sedikit berbeda dari gambaran imam gereja selama ini,” ujar Trap, yang menjabat asisten pastor, pada Selasa (22/12/2009). Baca lebih lanjut

Dibuka, Sekolah Pertanian Ganja

Pernahkah Anda mendengar sekolah yang mengajarkan tentang cara menanam ganja? Kalau belum pernah mendengar, sekarang Anda mengetahui bahwa ternyata ada sekolah seperti itu. Seperti dilansir http://www.upi.com, sekolah tersebut didirikan oleh Nick Tennant pada tahun ini di Michigan, sebuah negara bagian Amerika Serikat.

Setelah gagal mengelola sebuah bisnis pribadi yang ia mulai sejak lulus SMA, Tennant melirik bisnis lain. Sayang sekali, bisnis yang ia kelola adalah sekolah pertanian ganja. Sekolah itu bernama Cannabis Grow Med College.

Sekolah itu berlangsung selama enam bulan. Biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang siswa sebanyak $ 485. Jika kurs rupiah sebesar 9500 per dollar, maka biaya sekolah itu sebanyak Rp. 4.607.500. Satu-satunya buku pegangan wajib yang digunakan dalam pengajaran adalah buku berjudul Marijuana Horticulture: The Indoor/Outdoor Medical Grower’s Bible karya Jorge Cervantes. Baca lebih lanjut

Transkrip Skenario Kriminalisasi KPK a la Mbah Jambrong

Berdasarkan pemberitahuan dari indra kesepuluhnya, Mbah Jambrong mengetahui ribut-ribut tentang upaya kriminalisasi terhadap dua orang ketua Komisi Pemberangusan Korupsi (KPK). Tak ayal, Mbah Jambrong pun turun gunung dan keluar dari pertapaannya di Gunung Slamet Widodo.

Saat hendak mendaki, aku sempat bertemu dengan Mbah Jambrong yang sedang minum kopi di warung Mpok Minah di kaki gunung. Ia menceritakan hasil penyadapannya terhadap beberapa pembicaraan dari tokoh-tokoh yang terlibat dalam upaya kriminalisasi tersebut. Berikut petikan hasil penyadapan Mbah Jambrong yang dibantu beberapa jin penghuni Gunung Slamet Widodo.

Baca lebih lanjut