Kisah Cinta Maman dan Mimin (Uniknya Nama Daerah di Indonesia)

Kantor Desa Cawet

Sebagai seorang lelaki PERWIRA, MAMAN bertekad melakukan KELILING BENTENG Indonesia. Ia telah menyinggahi lebih dari LIMA PULUH KOTA dan banyak pulau, bahkan hingga KEPULAUAN SERIBU. Ia disambut oleh para penguasa setempat, termasuk RAJA AMPAT. Saat ia melewati HUTANAMORA, ia nyaris diseruduk oleh seekor BADAK dan diterkam oleh seekor SINGARAJA. Untung ia bisa SELAMAT dengan bersembunyi di BALIKPAPAN. Padahal sebelumnya, ia sudah tahu ada tulisan DANGER, namun ia tetap nekat melewati UTAN, hingga nyaris dililit oleh seekor ular PITON alias SANCA yang BESAR dan PANJANG.

Dalam petualangannya, MAMAN bertemu seorang DUKUN yang SAKTI JAYA bernama TEMON. Sang DUKUN memberitahukannya bahwa ada lokasi tempat penyimpanan PUSAKARATU dari sebuah KERATON kuno. Benda pusaka itu berhasil diambil oleh MAMAN dan disimpan di museum sebagai PUSAKANEGARA. Selama melewati RIMBA JAYA di TENGAH GELAP malam, MAMAN juga sempat dikejar oleh POCONG dan SILUMAN yang SERAM berbentuk MACANPUTIH. Untung saja, ia SELAMAT dan menginap di sebuah PESANTREN. Saat tidur di sana, ia bermimpi dikejar oleh KUNTI dan SETAN hingga terkencing di celana. Keesokan harinya, ia kembali berkelana dan berhenti di sebuah KALIMATI. Ternyata kali itu mengandung AIR BUAYA. Hampir saja ada ia di-SERANG oleh seekor buaya dan terjatuh di LUBANG BUAYA.

Baca lebih lanjut

Iklan