Teknik Kunci SBY

Politik calon presiden incumbent, Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), tampaknya memang halus, tapi cukup menohok lawan-lawan politiknya. Publik tentu masih belum lupa saat sebelum Pemilu Legislatif, Achmad Mubarok, Wakil Ketua Partai Demokrat melontarkan statemen yang cukup pedas tentang Partai Golkar. Menurut Mubarok, perolehan suara Golkar tak akan lebih dari 2,5 persen. Pernyataan itu sendiri dilontarkan Mubarok secara sambil lalu karena merupakan jawaban dari wawancara tidak resmi dari seorang wartawan saat Mubarok menghadiri Rapimnas Demokrat di Kemayoran.

Pernyataan itu akhirnya memang tak terbukti, karena menurut pengumuman resmi KPU, Golkar hanya memperoleh 14,45 persen suara. Meski demikian, pernyataan Mubarok tersebut jelas membuat marah kubu partai kuning tersebut. Arus bawah Golkar pun menuntut Jusuf Kalla, selaku ketua umum partai dan Wapres, untuk menarik diri dari koalisi dengan Partai Demokrat. Mereka menginginkan Jusuf Kalla tampil sebagai calon presiden, bukan calon wakil presiden. Baca lebih lanjut

Iklan