Memprotes Tuhan

Ngapain sih Tuhan repot-repot menciptakan aku? Kan aku nggak pernah minta diciptain? Apalagi terlahir dari keluarga kere kayak kini! Pengennya sih aku terlahir dari keluarga konglomerat. Biar nggak sengsara kayak sekarang. Biar aku bisa beli Ipad versi terbaru!”

Ungkapan protes terhadap Tuhan seperti di atas sering terlintas di benak banyak orang, termasuk diriku sendiri. Bahkan protes seperti itu juga sudah dimulai sejak dulu. Saat itu, para malaikat memprotes kebijakan Tuhan untuk menciptakan manusia.

“Lho, ngapain sih Tuhan mau menciptakan manusia?! Mereka kan nantinya hanya bisa bikin ribut dan pertumpahan darah saja di dunia? Pembunuhan massal di mana-mana?! Apa nggak cukup nyiptain kami saja, para malaikat? Kami kan taat pada-Mu.” Demikian protes para malaikat dengan sengit terhadap Tuhan. Baca lebih lanjut

Iklan

Egoisme Orang Tua

Sungguh tidak mudah menjadi orang tua yang baik buat anak-anak kita sendiri. Kita seringkali begitu mementingkan kepentingan diri sendiri sehingga melupakan anak-anak yang notabene darah daging kita sendiri. Tanpa sadar, banyak orang tua yang begitu egois sehingga membiarkan anak-anaknya terlantar dan kekurangan kasih sayang.

Atas nama kebebasan dan kedewasaan, anak pun dibiarkan tidak pulang ke rumah, tanpa dicari dan ditanya oleh orang tua ke mana perginya sang anak. Ketika sang anak sudah hamil di luar nikah atau sekarat karena overdosis, barulah orang tua tersadar. Iwan Fals harus lama vakum berkarya dan menghindari media massa, saat anaknya, Galang Rambu Anarki, tewas mengenaskan karena overdosis. Penyanyi senior itu seolah menyesali kebebasan yang ia berikan seutuhnya kepada sang anak yang akhirnya justru berbuah petaka. Baca lebih lanjut