Asal-Muasal Isu Kiamat 2012

Saat ini merebak luas kontroversi tentang film 2012 yang berisi tentang peristiwa kiamat pada tahun 2012. Film yang kini laris manis di seluruh dunia itu bisa dilihat versi thriller-nya di Youtube. Dibesut oleh sutradara asal Jerman, Roland Emmerich, film itu mendasarkan klaim kiamatnya pada perhitungan kalender Long Count yang digunakan Suku Maya. Sebagian orang akhirnya percaya bahwa tanggal itu akan terjadi kiamat yang mengakhiri kehidupan di dunia, lantas dimulai kehidupan yang baru.

Suku Maya sendiri memang dikenal memiliki pengetahuan astronomi kuno. Suku ini tinggal di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah yang berbatasan dengan Samudera Pasifik di sebelah barat, dan Laut Karibia di sebelah timur. Pada zaman batu (250 M hingga 925 M), suku Maya mencapai kejayaan di bidang teknologi seperti teknik bangunan (Chichen Itza), pertanian (kanal drainase), tanaman jagung dan latex, sumur yang disebut “cenotes”. Pada saat itu, mereka juga sudah melek huruf dan memiliki sistem penulisan sendiri. Baca lebih lanjut

Nadya Suleman: Ibu 14 Anak Bayi Tabung

Nadya Suleman dan 8 anak kembarnya. Foto: www.mirror.co.uk

Nadya Suleman dan 8 anak kembarnya. Foto: http://www.mirror.co.uk

Apa jadinya jika manusia “diternakkan” layaknya binatang ternak? Sungguh merupakan penghinaan terhadap kemanusiaan. Adalah Nadya Suleman, perempuan Amerika Serikat, yang berhasil “beternak” manusia sehingga berhasil “menetaskan” 14 orang bayi. Jika di Indonesia nama Hartono Prapanca kini terkenal karena bisnis ayam esek-esek yang menawarkan artis-artis top, maka Nadya menjadi terkenal seantero jagad karena suksesnya “beternak” manusia. Foto dirinya dan anak-anaknya pun menyebar luas di dunia maya, termasuk di situs sosial pertemanan seperti friendster dan facebook.

Meski tidak memiliki suami, Nadya dengan yakin menyediakan rahimnya untuk menampung benih dari seorang lelaki. Layaknya inseminasi pada sapi, Nadya pun akhirnya berhasil melahirkan anak-anaknya. Terakhir, ia melahirkan 8 anak kembar melalui bantuan beberapa orang dokter di sebuah klinik di Amerika Serikat. Sebelumnya, ia juga sudah melahirkan 6 orang anak dengan proses yang sama. Baca lebih lanjut